Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (MONAKI) pada Matakuliah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
DOI:
https://doi.org/10.71436/educazione.v3i1.80Abstract
Pembelajaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perguruan tinggi seringkali bersifat teoretis, sehingga mahasiswa kesulitan menghubungkan regulasi dengan implementasi keselamatan di industri. Diperlukan model pembelajaran aktif yang mampu menjembatani kesenjangan tersebut melalui pendekatan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran MONAKI (Model Pembelajaran Berbasis Masalah) pada mata kuliah K3 dan mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan analisis risiko mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas atau deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang menempuh mata kuliah K3. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi sintaks model, tes kemampuan analisis risiko, dan angket respons mahasiswa. Tahapan MONAKI meliputi orientasi masalah K3 riil, pengorganisasian tim, pembimbingan penyelidikan regulasi, pengembangan produk mitigasi (seperti Job Safety Analysis), serta evaluasi solusi. Implementasi model MONAKI menunjukkan peningkatan signifikan pada partisipasi aktif mahasiswa dan pemahaman konsep K3. Mahasiswa mampu mengidentifikasi bahaya di tempat kerja secara kritis dan menyusun rekomendasi berdasarkan hirarki pengendalian risiko yang valid. Respons mahasiswa terhadap model ini sangat positif karena memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Model pembelajaran MONAKI efektif diterapkan pada mata kuliah K3 untuk membangun budaya keselamatan (safety culture) dan mengasah keterampilan berpikir kritis yang siap pakai di industri.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Educazione: Jurnal Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



